Cari di dalam Situs ini

Loading...

Polymerase Chain Reaction

Advertisement
PCR (Polymerase Chain Reaction) adalah teknik untuk menghasilkan suatu jenis DNA spesifik dalam jumlah besar secara in vitro. PCR dipakai utuk menghasilkan fragmen DNA dan RNA yang ingin dianalisis. 

PCR

Teknik PCR ini melalui tiga tahap yaitu:
-    Denaturasi: fragmen DNA dipanaskan pada temperatur tinggi (95°C) sehingga mengurangi jumlah DNA dobel heliks menjadi untai tunggal (untai primer).
-    Annealing: Setelah DNA menjadi untai tunggal, suhu diturukan ke kisaran 40-60°C selama 20-40 detik untuk memberikan kesempatan bagi primer untuk menempel pada DNA template di tempat yang komplemen dengan sekuen primer.
-    Ekstensi/elongasi: Dilakukan dengan menaikkan suhu ke kisaran suhu kerja optimum enzim DNA polymerase, biasanya 70-72°C. Pada tahap ini DNA polymerase akan memasangkan dNTP yang sesuai pada pasangannya, jika basa pada template adalah A, maka akan dipasang dNTP, dan seterusnya. Enzim akan memperpanjang rantai baru ini hingga ke ujung. Lamanya waktu ekstensi bergantung pada panjang daerah yang akan diamplifikasi, secara kasarnya adalah 1 menit untuk setiap 1000 bp.
Video penjelasan mengenai PCR sebagai berikut:


Advertisement
Polymerase Chain Reaction | Muhammad Luthfi Hidayat | 5

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan memberi komentar yang baik dan membangun. Sampaikan saran, kritik, pertanyaan, atau opini Anda. Kami akan coba lakukan yang terbaik untuk sobat Zona Biologi Kita